Calon Praja IPDN Dites Integritas dan Kejujuran


Kementerian Dalam Negeri (Kemndagri) menerapkan kebijakan baru dalam proses seleksi Calon Praja (sebutan untuk Mahasiswa) di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Rencananya, mulai tahun ajaran 2013/2014 ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan dilibatkan dalam proses seleksi Calon Praja IPDN. 

Sekretaris Jenderal Kemendagri, Diah Anggraeni, mengungkapkan, pihaknya mengadakan pertemuan dengan KPK, Kemnterian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN&RB), serta Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Diah menuturkan, pada pertemuan itu, KPK mengusulkan adanya tes integritas dan kejujuran bagi para Calon Praja IPDN. "Nantinya akan ada tes tersendiri untuk materi tes integritas dan kejujuran," ujarnya (26 Juni 2013).


Penerimaan Calon Praja IPDN Tahun Ajaran 2013/2014

Ditambahkan, pelibatan KPK itu agar proses seleksi Calon Praja IPDN bisa benar-benar terbuka, obyektif dalam meminimalisir intervensi. Karena itu, lanjut Diah, setiap tahap seleksi juga akan diawasi KPK.
Lebih lanjut Diah mengatakan, KemenPAN&RB telah mengeluarkan formasi CPNS Calon Praja IPDN 2013/2014 sebanyak 2000 kursi. Pendaftaran masuk IPDN bisa dilakukan Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten/Kota seluruh Indonesia pada 1-12 Juli.

Diah menjelaskan, seleksi Calon Praja IPDN menggunakan sistem gugur. Tahapan seleksinya antara lain seleksi administrasi di kabupaten/kota yang dikoordinasikan oleh Pemerintah Provinsi, kemudian tes kompetensi dasar yang dikoordinasikan oleh Kementerian PAN&RB dan BKN, tes kesehatan dan kesemaptaan, serta tes psikologi ditambah sub item seleksi berupa tes integritas dan kejujuran.
"Tes psikologi oleh tim dari Dinas Psikologi TNI Angkatan Darat yang berkoordinasi dengan KPK. Untuk tes interitas dan kejujuran oleh KPK," katanya.

Diah menambahkan, KPK akan menjadikan Kesatrian (kampus) IPDN Pusat di Jatinangor, Jawa Barat dan tujuh kampus IPDN regional di sejumlah daerah sebagai proyek percontohan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (ZI-WBK). Karena jadi proyek percontohan, maka ZI-WBK dalam seleksi Praja IPDN itu akan menjadi contoh bagi sekolah kedinasan di instansi lainnya.

"Keterlibatan KPK ini akan dijadikan role model bagi penerimaan mahasiswa pendidikan tinggi kedinasan lainnya, termasuk bagi Akademi Kepolisian (AKPOL) dan tes CPNS di Kejaksaan dan Calon Hakim," pungkasnya.

Sumber : Harian Tangerang Raya, 28 Juni 2013.


1 komentar:

Kisah sukses mengatakan...

KISAH SUKSES Mardiana; lolos PNS guru lingkungan PEMDA lampung

Assalamu Alaikum wr-wb, Saya ingin berbagi cerita kepada anda, Bahwa dulunya saya ini cuma seorang Honorer di sekolah dasar sumatra, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian, dan membayar 30 jt namun hailnya nol uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah,namun teman saya memberikan no tlp Bpk JOKO SUTRISNO Selaku petinggi di BKN pusat yang di kenalnya di jakarta dan juga mengurusnya jadi PNS, saya pun coba menghubungi beliau dan beliau menyuruh saya mengirim Berkas saya melalui Email, alhamdulillah No Nip dan SK saya akhirnya keluar, Jadi apapun keadaan anda skarang jangan pernah putus asa dan terus berusaha, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasih jalan, itu adalah kisa nyata dari saya, jika anda ingin seperti saya Hubungi saja Bpk Drs JOKO SUTRISNO SH,Msi Tlp:0823-21677798 Siapatau Beliau Masih Bisah Bantu.

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More