Ikatan Kekeluargaan Narasumber Pengadaan Indonesia (IKNPI)

Ikatan Kekeluargaan Narasumber Pengadaan Indonesia yang selanjutnya disingkat dengan IKNPI adalah ikatan pengajar/instruktur/konsultas pengadaan barang/jasa di Indonesia. IKNPI di deklarasikan di Yogyakarta pada tanggal 22 Oktober 2016 yang selanjutnya dikukuhkan dengan Akta Notaris Ni Nyoman Rai Sumawati, SH, M.Kn Nomor 10 tanggal 22 Maret 2017.

IKNPI memiliki visi "Terciptanya kekeluargaan antar narasumber pengadaan untuk pengadaan barang/jasa yang lebih baik".

Sedangkan misi IKNPI adalah:
  1. Menjadi forum untuk meningkatkan kompetensi ilmu pengetahuan di bidang pengadaan dan ilmu lain terkait pengadaan;
  2. Meningkatkan kompetensi narasumber dalam ilmu pengetahuan pengadaan dan ilmu-ilmu lain yang terkait.
Maksud dan tujuan IKNPI adalah:
  1. Untuk menyalurkan aspirasi dan potensi anggota untuk turut berperan aktif dalam pembangunan nasional;
  2. Untuk menjalin kerjasama dengan Pemerintah, Lembaga, Perguruan Tinggi, Swasta dalam bidang pengadaan barang/jasa lainnya di dalam maupun di luar negeri.
Kepengurusan IKNPI saat ini terdiri atas:

Dewan Penasehat:
  1. Drs. Nyoman Udayana S.
  2. Mudji Santosa
Dewan Pengurus:
Ketua Umum                  : Suharsono Bambang SSM
Wakil Ketua Umum         : Sukaton Purtomo Priyatmo
Sekretaris Umum            : Agus Yusuf Arianto
Wakil Sekretaris Umum  : Nila Kumalasari
Bendahara Umum           : Amik Tri Istiami
Wakil Bendahara Umum : Fatimah

Selain kepengurusan di atas, terdapat Departemen Urusan Dalam, Departemen Urusan Luar, dan Koordinator Wilayah.

Dalam rangka menjalankan visi dan misi sebagaimana di atas, maka IKNPI menyelenggarakan beberapa pendidikan dan pelatihan terkait pengadaan barang/jasa:

http://wirapati.raddien.com/2018/03/sosialisasi-perpres-162018-oleh-iknpi.htmlhttp://wirapati.raddien.com/2018/03/sosialisasi-perpres-162018-oleh-iknpi.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar